Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Oktober 2008

Oleh Labibah Zain*
Weblog adalah singkatan dari Web dan Log. Weblog adalah sebuah media dimana pemiliknya menuliskan catatan-catatan baik berupa catatan pengalaman pribadi, opini yang berupa tulisan maupun berupa gambar-gambar yang bisa di update secara terus menerus dan bisa diakses melalui Internet. Pemilik weblog atau yang sering disebut dengan Weblogger ini bebas mencurahkan segala pemikiran dan unek-uneknya baik berupa tulisan maupun gambar. Pemilik weblogpun bebas melengkapi weblognya dengan design-design yang diingininya dan juga bisa melengkapi weblognya dengan fasilitas-fasilitas yang memungkinkan terjadinya interaksi antara pemilik weblog dengan

pengunjung- pengunjung weblognya. Pengunjung bisa memberikan komentar terhadap sebuah postingan untuk menyatakan dukungan maupun kritikan. Kalau mau, seorang weblogger bisa juga memasang fasilitas shoutbox, dimana pengunjung bisa menyapa pemilik weblog tanpa harus takut-takut ucapannya tak sesuai dengan posting di weblognya. Shoutbox lebih berfungsi sosial.

Weblog pada awalnya merupakan tulisan-tulisan yang berupa What’s New atau update dari tampilan-tampilan baru dari seorang webmaster terhadap situs yang dibuatnya.Kemudian pada perkembangan berikutnya, weblog menjadi menjadi tulisan /catatan perjalanan maya pemiliknya dengan menaruh link-link menarik. Kini, weblog berkembang pesat dengan berbagai variasinya. Tak hanya para webmaster saja yang membuat weblog tetapi orang-orang dari berbagai profesipun tertarik untuk membuat weblog. Para Professor membuat weblogger untuk menampung tulisan-tulisan dan teori-teori barunya, para mahasiswa membuat weblog untuk melatih kemampuan menulis paper dan juga untuk mendapatkan feedback dari teman-temannya, seorang politikus membuat weblog untuk mempengaruhi opini masyarakat terhadap partainya, seorang dokter membuat weblog untuk bercerita tentang kehidupan profesinya dan bahkan ibu-ibu rumah tanggapun ikut membuat weblog untuk berbagi pengalaman. Pada perkembangan berikutnya, masyarakat dunia virtualpun bisa dibentuk lewat pergaulan di dunia weblog. Dan inilah yang disebut Goffman sebagai electronic community.

Adalah Blogger family (http://www.blogfam.com) yang berdiri sejak 6 Desember 2003, dengan anggota mencapai 900 ini, merupakan salah satu wadah bagi para weblogger Indonesia. Yang menarik dari komunitas blogfam ini adalah sekitar 40% anggotanya adalah para ibu-ibu rumah tangga dan dari waktu kewaktu jumlah ibu rumah tangga di dalam dunia weblog ini semakin bertambah. 30 orang perempuan yang sudah berumah tangga, berkewarganegaraan Indonesia dan anggota blogger family bersedia menjawab pertanyaan seputar fungsi dan manfaat weblog bagi kehidupan mereka. Dari hasil jawaban mereka di ruang bebas forum Blogfam, dapat disimpulkan bahwa bagi para ibu rumah tangga, weblog mempunyai beberapa fungsi yang akan saya jabarkan dalam tulisan ini.

Fungsi Catatan Keluarga
Weblog mempunyai fungsi sebagai tempat menyimpan tulisan-tulisan/ foto-foto yang berhubungan dengan peristiwa keluarga; seperti proses kehamilan dan catatan-catatan perkembangan anak . Tulisan-tulisan/foto-foto ini diharapkan bisa di lihat oleh sanak keluarga yang secara geografis jauh dari tempat mereka berada. Weblog ini diharapkan bisa menjadi catatan sejarah keluarga yang bisa dibuka kembali kapan saja mereka mau tanpa takut bulukan atau terkena debu.

Fungsi Rekreatif
Bagi para ibu rumah tangga Indonesia, weblog juga bisa berfungsi sebagai tempat untuk menyegarkan pikiran dan dapat menghilangkan stres. Dengan menuangkan unek-unek yang ada dikepala dan menumpahkannya dalam bentuk tulisan, stress yang diakibatkan baik oleh masalah keluarga maupun oleh masalah kerja, bisa berkurang. Begitu juga dengan melihat-lihat weblog orang lain dan menyapa penghuninya, beban hidup terasa berkurang. Sehingga jelalsah, bahwa weblog releases the stress!

Fungsi Sosial
Weblog juga merupakan alternatif untuk sosialisasi terutama di zaman global ini. Kalau dahulu, orang harus bertemu muka untuk bisa berkenalan, dizaman sekarang, orang bisa saling mengunjungi orang lain dengan cara menyapanya di weblog. 30 ibu rumah tangga yang mengisi angket, semuanya setuju kalau dengan weblog mereka bisa mendapatkan banyak teman tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Dengan weblog, para ibu bisa saling menghibur jika ada di antara mereka yang kesusahan juga bisa saling berbagi kebahagiaan. maka hal ini bisa saja disebut sebagai sebuah pergaulan di era global.

Fungsi Informatif

Rata-rata para ibu rumah tangga saling berbagi info lewat weblog mereka. Informasi-informasi itu bisa berupa resep-resep makanan, obat-obatan, tip menagsuh anak, perjalanan, politik, kesusasteraan/buku/film, ekonomi bahkan teknologi Informasi. Banyak diantara mereka yang tadinya buta terhadap kode HTML dan design mendesign layout, menjadi canggih dengan bertukar informasi sesama weblog. Rata-rata para ibu-ibu webloggers saling membantu dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh teman-teman sesama
weblognya. Dengan weblog, para ibu bisa mengetahui informasi terbaru maupun lama yang kebetulan dia ndak tahu (khususnya pada blog2 yang sifatnya informatif), mengetahui hari hari yang dilalui para sahabat, mendapatkan nasihat dan renungan dari postingan yang sifatnya menyentuh kalbu. Dengan beragam informasi yang didapatnya dari weblog ini, para ibu merasa well-informed dan dengan pengetahuan itu mereka merasa lebih bisa menghadapi kehidupan dengan lebih percaya diri.

Fungsi Ekspresif dan Penyaluran Hobby

Bagi para ibu, weblog bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dalam baik dalam bentuk tulisan maupun gambar-gambar yang berupa design layout itu sendiri. Hal ini disepakati oleh Yanti, sarjana mesin di Bandung, yang mengatakan bahwa dengan weblog dia menyalurkan energi positip berupa pembuatan design-design website terutama ketika stuck dengan pekerjaan kantor.

Sedangkan didunia masak memasak, para ibu mengatakan bahwa dengan weblog dia bisa menyalurkan hobby memasaknya. Karena mereka bisa memodifikasi resep dan membagi resep-resep memasaknya kepada teman-temannya lewat weblog. Dan dia senang sekali ketika teman-temannya mencoba resep-resep masakan yang sudah di modifikasi dan sudah dicobanya di dapur sendiri.

Bagi yang hobi menulis, weblog adalah untuk menyalurkan hobi menulisnya. Tulisan-tulisann mereka yang berupa cerpen atau novel sering dipublikasikannya lewat weblog. Dan mereka senang sekali ketika mendapatkan beberapa teman yang suka memberikan masukan-masukan terhadap tulisan-tulisan mereka. Bahkan mereka kemudian menemukan sebuah komunitas dimana mereka bisa membuat cerita bersama yang rencananya akan diterbitkan dalam sebuah buku.


Fungsi Belajar

Weblog adalah sarana latihan untuk bisa menulis dengan benar dan sistematis.
Dengan kemampuan menulis ini dan dipublikasikan lewat weblog masing-masing ini, diharapkan suara perempuan dapat lebih terdengar atau sama kerasnya dengan suara laki-laki yang selama ini lebih mendominasi pendapat pada tingkat decision maker.


Fungsi belajar ini juga berlaku bagi para ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan kemampuan mendesign lay out dengan hasrat nyoba - nyoba dan belajar html. Sedangkan para ibu yang tadinya tak bisa memasak menjadi pintar memasak karena belajar dan termotivasi untuk bisa memasak dengan melihat resep-resep dan masakan-masakan yang dipajang oleh sesama para ibu rumah tangga diweblognya masing-masing. Dengan kemapuan –kemampuan ini, para ibu-ibu di dunia weblog bisa lebih percaya diri dalam mengarungi kehidupannya.


Weblog memang sudah menjadi bagian hidup bagi perempuan-perempuan yang hidup di zaman global. Dengan Weblog, para ibu-ibu rumah tangga mencari alternatif untuk menambah ilmu pengetahuan, bermasyarakat dan berekreasi tanpa harus melalui kontak face to face secara konfensional. Pola-pola Pergaulan-pergaulan perempuan di era global ini tidak berubah hanya saja mengalami transformasi budaya dengan adanya weblog yang terhubung lewat koneksi Internet.

Perempuan tak lagi saling berbagi cerita sembari duduk-duduk dihalaman rumah sembari mencari kutu. Perempuan di era global ini saling berbagi cerita dan membentuk pertemanan lewat tulisan-tulisan di Internet yang melampui ruang dan waktu. Dan berbagi cerita dengan weblog ini lebih efektif dari pertemuan face-face secara konfensional yang kadang-kadang dibatasi oleh letak geografis yang saling berjauhan. Tetapi, para ibu rumah tangga bisa berbagi cerita, belajar, bermasyarakat dan rekreasi lewat weblog sembari mengasuh anak dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga lainnya karena proses ini hanya melalui media komputer yang tinggal pencet-pencet tombol mause dan keyboard saja. Dengan melihat keefektifan media weblog ini, mungkin memang sudah saatnya bagi para aktifis gender di Indonesia untuk memanfaatkannya sebagai media alternatif pemberdayaan perempuan di Indonesia
Perkembangan blog atau weblog sebagai media untuk mengekspresikan pikiran, pendapat dan kreatifitas semakin pesat. Dari anak-anak hingga orang tua dengan berbagai profesipun mulai membuat blog untuk menuangkan "kegelisahan" mereka. Kegelisahan ini bisa berbentuk kegelisahan terhadap kehidupan pribadi maupun kegelisahan dalam lingkup sosial. Permasalahannya adalah benarkah blog-blog yang menceritakan

kehidupan pribadi atau keluarga adalah blog yang tidak bermutu dan tidak berarti? Sedangkan blog-blog "serius" yang bertema politik, sosial, teknologi informasi dan budaya adalah blog yang bermutu? Benarkah Orang-orang Indonesia masih memandang rendah mutu weblog karena sebagian besar isinya adalah cerita-cerita yang bersifat pribadi? Haruskah para weblogger Indonesia mengubah gaya tulis dan isi weblog mereka dengan sesuatu yang bermutu sehingga orang-orang tak begitu sinis lagi dengan weblog?

Weblog, secara gampang dapat diartikan bentuk ekspresi seseorang atau kelompok dalam bentuk kata-kata, gambar, suara yang dapat diakses melalui web. Maka siapapun berhak berekspresi lewat weblog selama mereka mempunyai akses internet dan tentu saja punya kemauan untuk membuat weblog termasuk weblog yang bersifat pribadi.

Weblog adalah media yang sangat penting untuk mengekspresikan diri baik itu untuk melepas stress karena kehidupan sehari-hari, mencatat sejarah keluarga maupun untuk aktualisasi diri. Haruskah orang-orang yang ngeblog untuk kepentingan pribadi atau keluarga ini dipandang sebelah mata karena sifat blog mereka yang tidak "universal"?

Seorang yang masih sangat awam dalam dunia internet sangat merasa takjub melihat blog-blog yang ada di dunia maya dan berniat membuat blog untuk keluarganya. Saya melihat hal ini sebagai nilai plus karena bertambah lagi orang di dunia ini yang mulai ngeblog, sesederhana apapun design maupun isinya. Ngeblog berarti mendidik diri sendiri untuk belajar menulis dengan tema apapun. Ngeblog berti mendidik diri sendiri untuk mengeskpresikan ide dalam bentuk pikiran. Ngeblog berarti menambah rasa percaya diri karena kebanggaan akan karya2 yang bisa dipajang di internet. ngeblog berarti membangun network karena akan berhubungan dengan para pembaca dan blogers lainnya. Ngeblog berarti arsip-arsip pemikiran maupun kegiatan bisa tersimpan dan banyak "berarti-berarti" lainya yang bersifat pribadi dan subjektif yang tak mungkin diungkap satu-satu disini.

bagaimana dengan mutu blog itu sendiri? Tak perlu risau. karena masing-masing blog punya pembaca sendiri asalkan blogger tersebut rajin memperkenalkan blognya baik dengan cara "blogwalking" maupun dengan cara memperkenalkan dalam forum2 tertentu.

Sebuah blog yang berisi tentang catatan harian anaknya mungkin akan dianggap tak bermutu oleh orang-orang yang menyukai tulisan-tulisan "serius" dan "berat" tetapi ketika ada orang yang ingin tahu cara-cara merawat tali pusar bayi yang baru lahir, blog tentang anak yang kebetulan membahas tali pusar bayi, akan menjadi sangat membantu. Begitu juga catatan harian keluarga tentang kehidupan disebuah negara tertentu bisa jadi dianggap tak bermutu tetapi ketika ada orang yang harus berkunjung ke negara tersebut, blog itu menjadi sangat berarti. Begitu juga blog catatan keluarga akan menjadi sangat berarti bagi seorang anak ketika dia dewasa karena dia bisa melihat sejarah hidupnya.

Jadi jangan takut dianggap tak bermutu kalau mempunyai sebuah blog yang berisi catatan pribadi atau keluarga karena sekali lagi, masing-masing blog mempunyai penggemar sendiri-sendiri.

Bagaimana dengan blog-blog yang tak mematuhi kaidah-kaidah teknis perblog an seperti RSS atau kevalidan CSS dan pernak-pernik lain karena ketidak tahuan? Menurut saya sah-sah saja karena ngeblog adalah sebuah proses. Seorang blogger tak bisa langsung menjadi seorang blogger yang sempurna baik design maupun isi postingannya. Seorang blogger akan belajar setahap demi setahap untuk memperbaiki blognya baik bentuk tulisan dan tema postingan maupun kaidah-kaidah teknis dalam dunia blog dengan cara bertanya ataupun dengan mendapat feed back dari para pembacanya. karena feedback dalam bentuk comment maupun shoutbox sebenarnya adalah interaksi kontruktif dalam proses pembelajaran menjadi seorang blogger yang baik.

Jadi, jangan ragu-ragu untuk mulai ngeblog karena Blog tentang catatan pribadi/keluarga ataupun "serius" dan ilmiah tetaplah berguna terutama untuk aktualisasi diri.

)|(